Bagikan Yuk Artikelnya :
Terbang bagi mamalia merupakan kegiatan atau aktivitas yang sulit. Mamalia untuk bisa terbang membutuhkan energi yang tidak sedikit. Bahkan manusia untuk bisa terbang secara tidak langsung (menggunakan pesawat terbang) harus menghabiskan berjuta-juta energi dalam bentuk hidrokarbon avtur (Aviation Turbine Fuel) dan Avgas (Aviation Gasoline).
Manusia saja membutuhkan energi yang tidak sedikit hanya untuk terbang secara tidak langsung (menggunakan alat bantu) apalagi mamalia yang ingin terbang secara langsung seperti kelelawar maka pasti membutuhkan energi yang tidak sedikit.
Saat terbang, kelelawar akan mengeluarkan DNA ke dalam sel. Pada kebanyakan mamalia, DNA yang bocor ini akan dianggap sebagai virus dan akan diserang oleh sistem kekebalan tubuh. Untuk menghindari menyerang jaringan mereka sendiri, para peneliti percaya kelelawar telah berevolusi untuk memiliki reaksi yang lebih ringan terhadap virus. Hal ini yang dianggap peneliti akan memungkinkan virus dan kelelawar hidup bersama dengan 'damai' dalam satu tubuh.
Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini
Video Terkait